Friday, April 4, 2008

Boikot Israel - Mereka Sedar Kejahatan Zionis, Kita?

muhammad@

Sesiapa pernah yang kenal kejahatan dasar apartheid yang zalim yang tidak berperikemanusiaan tentu akan lebih marah dan tegas dengan dasar zionis. Rabii Yahudi sendiri menentang kejahatan dasar zionis ciptaan kaumnya. Anda sendiri tahu betapa
tenteranya membakar dan membunuh anak-anak yang tidak berdosa, tapi bagaimana tindakan anda ?
Sebagai seorang Islam saya malu dengan setengah sikap "saudara Muslim" kita yang tiada
kesatuan dalam merasai kesakitan dan penderitaan, cuma bersatu untuk mengurangkan kerugian pada diri sendiri. Bukankah Allah menyuruh kita bersatu sebagai satu ummat.
Jika berperang dengan zionis kita tak mau buat, membaling kerikil pun kita tak sanggup,
takkan menggalih citarasa dan jenama barangan pun kita nak mampu buat. Jelas sungguhlah kita lebih mengasihi nafsu diri kita melebihi dari persaudaraan sesama muslim.
Cuba baca artikel berita dari Inggeris. Masyarakat yang sedar dan berilmu, walaupun bukan Muslim, menyedari kejahatan rejim zionis. Mereka tidak mau sekongkol dengan kumpulan manusia yang lebih jahat dari binatang:
Petikan dari Eramuslim
Organisasi persatuan wartawan terbesar di Inggris, National Union of Journalist yang memiliki 40 ribu anggota melakukan pemungutan suara untuk melakukan boikot terhadap produk-produk Israel.
Para delegasi menyetujui boikot dengan perbandingan suara 66 banding 54 dalam voting yang dilakukan di sela-sela acara pertemuan tahunan National Union of Journalist.
Boikot itu dilakukan karena apa yang mereka sebut sebagai "petualangan militer" Israel selama ini. Mereka menyebut langkah "boikot terhadap produk Israel itu sama dengan boikot yang dilakukan dalam perjuangan anti apartheid di Afrika Selatan
Selain organisasi wartawan ini, pada tahun 2006 lalu Persatuan Akademi universitas di Inggris juga pernah melakukan boikot terhadap Israel. Mereka mengajak para akademisi di Inggris untuk memutus kontak dengan kalangan akademisi di Israel. (ln/NYT)


*****.*****

Daripada Abu Umarah iaitu al-Bara' bin 'Azib radhiallahu anhuma, katanya: "Kita semua diperintah oleh Rasulullah s.a.w. untuk melakukan tujuh perkara, iaitu meninjau orang sakit, mengikuti janazah, menentasymitkan orang yang bersin, menolong orang yang lemah, membantu orang yang teraniaya, meratakan salam dan melaksanakan sumpah."

(Muttafaq 'alaih)

No comments: